RSS

BAGAIMANA MENURUT ANDA TENTANG KURIKULUM 2013

26 Nov

Assalamualaikum Wr. Wb.

JAJAK PENDAPAT KURIKULUM 2013

Sebelum Bapak Ibu memberikan pendapat tentang Kurikulum 2013, ada baiknya Bapak Ibu Baca Tulisan dibawah ini Dulu…….

Guru Keluhkan Sulitnya Implementasi Kurikulum 2013

JAKARTA – Implementasi kurikulum 2013 menuntut adaptasi dari berbagai pihak. Mulai dari guru, murid, maupun orangtua murid.

Namun, sejumlah guru yang telah melaksanakan kurikulum 2013 merasa kesulitan dengan sistem baru tersebut. Khususnya dari segi penilaian. Wildan, misalnya. Guru Seni Musik di SMP di Tangerang itu mengaku sangat kesulitan mengimplementasikan kurikulum 2013.

“Kami di lapangan sangat kesulitan. Terutama dalam penilaian karena ada delapan penilaian yang harus diperhatikan. Jadi guru harus benar-benar memperhatikan anak. Sangat menyita waktu. Apalagi jumlah siswa berbeda. Ada yang 10 adapula yang 50-60 siswa dalam satu kelas,” urai Wildan saat berdialog dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Senayan, Jakarta Selatan.

Selain itu, Wildan juga mengkritisi tentang keleluasaan siswa dalam mengerjakan tugas dan mencari beragam informasi dengan memanfaatkan teknologi. Meski bernilai positif, dia menilai sistem tersebut terasa berat bagi siswa yang kurang mampu.

“Dalam kurikulum 2013, anak-anak dibiarkan mengerjakan tugas sendiri. Mencari informasi dari internet dan harus ke warnet. Bagaimana dengan anak tukang cuci? Dari mana biayanya? Belum lagi waktu belajar ditambah. Padahal yang penting bagaimana waktu belajar efektif dan efisien. Bukan membuat anak pusing,” paparnya.

Wildan pun merasa tematik integratif yang diterapkan dalam kurikulum 2013 membuat porsi siswa belajar bahasa Indonesia minim. Dalam kurikulum terdahulu, belajar IPA dan komputer dengan pengantar bahasa Indonesia. Tapi kalau sekarang belajar bahsa Indonesia dengan IPA sebagai pengantar.

“Kalau dulu ada celah di estrakulikuler sehingga anak bisa memilih bidang yang disukai. Di kurikulum 2013, ada eskul wajib, yakni pramuka. Pramuka mungkin bagus tapi tidak semua orang suka pramuka. Padahal yang penting bagaimana anak nyaman dalam belajar,” ungkap Wildan.

Demikian pula dengan Ujian Nasional (UN). Wildan menilai, UN hendaknya dihentikan karena tidak ada perubahan signifikan dalam kualitas pendidikan di Indonesia. Bahkan terkesan menyiksa siswa.

“Selama 10 tajun apakah ada perubahan yang signifikan dalam kualitas pendidikan di Indonesia dengan adanya UN? Bandingkan jika tidak ada UN. Dengan UN, hak guru untuk kelulusan sudah tidak ada. Gairah belajar anak untuk yang lain berkurang. Konsentrasi hanya belajar mata pelajaran dalam UN,” tutupnya.

Bapak Ibu Guru Dimanapun Anda Berada Tolong Sampaikan Pendapat Anda Tentang Kurikulum 2013 yang sedang diberlakukan saat ini, melalui FORM DIBAWAH INI…

 
 

Tag: ,

BERIKAN SARAN DAN KRITIKNYA YA

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: